Alarm kebakaran alarm bell
Pengertian dan Fungsi Utama
- Definisi: Komponen berwujud piringan logam bulat merah yang mengeluarkan suara dering mekanis berfrekuensi tinggi saat mendapat tegangan listrik dari panel kontrol.
- Fungsi: Mengubah sinyal bahaya dari panel kontrol menjadi peringatan audio untuk segera memulai evakuasi mandiri.
- Keunggulan: Menghasilkan suara yang konsisten, tajam, dan sangat mudah dikenali bahkan di tengah kebisingan lingkungan gedung.
Cara Kerja
- Sensor otomatis (asap/panas) atau perangkat manual (Manual Call Point) mendeteksi indikasi kebakaran.
- Sinyal dikirimkan ke panel kontrol Master Control Fire Alarm (MCFA).
- Panel MCFA memproses data dan mengirimkan pasokan listrik (biasanya 24V DC) secara langsung ke rangkaian Alarm Bell.
- Pemukul elektrik di dalam bell bergerak cepat memukul piringan logam, menghasilkan suara dering putus-putus yang sangat keras (rata-rata mencapai 85 hingga 100 desibel).
Lokasi Penempatan
- Dipasang di dinding dengan ketinggian yang cukup agar suara menyebar luas dan tidak terhalang objek.
- Ditempatkan di area strategis seperti koridor utama, dekat tangga darurat, lobi, dan area dengan tingkat keramaian tinggi.